Senin, 11 April 2011

Di Klungkung Tarian Pendet Massal untuk Ibu "Endang Berkat Pasuwecan Tirta Empat Penjuru"

  Tari Pendet Massal yang digelar di Lapangan Puputan Klungkung pada hari Ibu Rabu 22/12 bisa dibilang sukses. Acara yang sudah direncanakan berbulan-bulan lamanya ini bisa dilaksanakan tanpa adanya turun hujan berkat percikan tirta sakti dari Ida Bhatara di Klungkung




 Tari pendet massal
Tari Pendet Massal di Lapangan Puputan Klungkung diikuti lebih dari 1300 peserta berasal dari Ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita Klungkung. Acara ini digelar Rabu (22/12) sejak pagi hari yang sebelumnya dilakukan upacara bendera.
Cuaca kala itu memang sedikit mendung namun tidak turun hujan. Suhu udara berbeda dari biasanya, rasa panas terik Matahari yang membahana. Namun sebenarnya tidak ada Matahari hanya terang saja. Hal ini disebabkan kemungkinan adanya tukang terang yang sengaja dipergunakan untuk memuluskan acara yang sudah direncanakan berbulan-bulan lamanya ini.
Sekretaris Daerah Pemkab Klungkung Ketut Jana Pria ketika dikonfirmasi mengenai keberadaan tukang terang ini menampikknya. Ia mengatakan ini berkat pasuwecan Widhi. Pemkab.  sudah melakukan kegiatan nunas ica ke beberapa pura yang ada di Klungkung. Seperti ke Pura Gowa Lawah, Kentel Gumi di Banjarangkan, Watu Klotok, dan Palinggih Tukad Cangkung yang ada di sebelah Polres Klungkung yang diakui berkahnya oleh masyarakat Klungkung.
Saat tarian dihelat, tampak ibu-ibu mengenakan baju kebaya Putih dengan hiasan rambu sederhana ditambah dengan kain (kemben) warna kuning garis-garis menambah keserasian pakaian yang mereka gunakan untuk menari. Namun dari sekian banyak penari tentu saja ada saja klik kesalahan tertentu yang dilakukan oleh beberapa ibu-ibu yang kemungkinan lupa gerak. Akibat banyaknya peserta hal ini tidaklah kelihatan dan tarian berjalan sempurna.
Sementara di deretan penabuh tampak Bupati  I Wayan Candra turut megamel diiringi dengan beberapa pajabat lainnya yang juga ikut sebagai tukang tabuh mengiringi ibu-ibu mereka yang menari sebagai perayaan dari hari Ibu yang sangat berbahagia setiap 22 Desember.
Sebelum diadakan Tarian Pendet Massal, seluruh kalangan dari Pegawai Negeri Sipil, TNI dan Polri  melaksanakan upacara Bendera yang dipimpin langsung Bupati Klungkung I Wayan Candra dengan seluruh perangkat Upacara dari Kalangan Wanita. Perempuan diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dalam perangkat upacara hanya untuk menunjukkan kesetaraan Gender antara pria dengan Wanita. Hal ini dapat dilihat dari tema yang diusung yaitu “Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Dalam Mewujudkan Karakter Bangsa Dalam Mewujudkan Masyarakat Yang Sehat dan Bemartabat”.
Dalam sambutan Bupati Klungkung, menyampaikan, melalui tema Peringatan Hari Ibu ke-82 diharapkan dapat meningkatkan dan menyegarkan aspirasi masyarakat bahwa keterlibatan perempuan di bumi Nusantara mengiringi kebangkitan Nasional pada tahun 1928, sehingga peran perempuan pada masa lalu dan masa kini tidak dapat diabaikan begitu saja.
Di sela-sela selesai upacara Bendera Bupati Klungkung menyerahkan bantuan kepada GNOTA untuk SD dan SMP, Tali Kasih untuk guru TK pengabdian, Pemberian Makan tambahan untuk anak di Pedesaan dan pemberian Piala Juara I untuk Lomba Karaoke se-SKPD Kabupaten Klungkung yang dimenangkan  I Gusti Nurah Badiwangsa selaku Kadis. PPK (Peternakan Perikanan dan Kelautan) dan Juara Sepak Bola Wanita yang dimenangkan  Ibu-ibu Bayangkari.


Penulis : Budikrista

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More